Minggu, 25 Agustus 2013

Rencana PT Lion Air

. Minggu, 25 Agustus 2013
0 komentar

Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, membenarkan rencana PT Lion Air yang akan memborong 100 unit pesawat N-219 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI). "Saya sudah menerima laporan dari panitia peringatan Hari Teknologi Nasional 2013 (Harteknas) mengenai acara penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Lion Air dan PT DI yang akan dilakukan di depan Bapak Presiden," kata Gusti, saat ditemui di Kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta, 23 Agustus 2013.

Gusti menambahkan, di tahun 2016 ini, PT DI akan menyerahkan tiga unit pesawat N-219 kepada PT Lion Air. Kemudian di tahun selanjutnya menyusul tiga unit lagi. "Saat ini, nilai transaksi dari pembelian pesawat N-219 termasuk harga satu unitnya belum bisa diketahui. Nanti, semuanya akan diungkap di acara penandatanganan 29 Agustus mendatang," ungkap Gusti.

Rencananya, pada tahap pertama pembuatan pesawat N-219, PT DI menggunakan komponen lokal sebanyak 30 persen. Lalu, pada tahap selanjutnya, yaitu pada unit pesawat ke-30, komposisinya meningkat jadi 60 persen. "Pembelian produk dalam negeri akan membuat industri lokal semakin berkembang. Ini salah satu contohnya. Produksi komponen-komponen pesawat dalam negeri juga akan meningkat," ujar Gusti.

"Kalau tidak ada yang membeli maka tentu saja produksi dalam negeri tidak akan berkembang. Iklim ini yang harus tetap dijaga agar hasil karya buatan anak bangsa bisa dipandang di pasaran," tambahnya optimis. Seperti diketahui, pesawat N219 sengaja didesain hanya untuk kebutuhan sipil, dengan kapasitas penumpang 19 orang. Dengan begitu, pesawat ini bisa dioperasikan pada daerah dengan kondisi alam ekstrim dan tingkat kesulitan yang tinggi. Seperti landasan tak beraspal di wilayah pegunungan, di wilayah kepulauan.

Pesawat N219 diklaim asli 100 persen karya anak bangsa. Sejumlah teknologi unik telah diadopsi. dari Konstruksi badan dan sayap dari aluminium. Mesin off the shelf yang banyak digunakan dalam dunia penerbangan. Sistem teknologi di dalamnya juga sudah modern. Reliable, dan mudah dalam perawatan.

Baca juga: Jasa Sertifikasi SDPPI.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 23 Maret 2012

Pemimpin Bank Indonesia Makassar Mahmud

. Jumat, 23 Maret 2012
0 komentar

Mulai-Bloging. Pemimpin Bank Indonesia (BI) Makassar yang baru, Mahmud, diminta berperan aktif menjaga laju inflasi di Sulsel, termasuk di kawasan timur Indonesia (KTI). Permintaan itu disampaikan Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad saat pelantikan dan serah terima jabatan pemimpin BI Makassar dari Lambok Antonius Siahaan ke Mahmud di Kantor BI Makassar, kemarin. Muliaman menjelaskan, dari tahun ke tahun, pemicu inflasi banyak disebabkan tanaman pangan, seperti suplai, situasi panen, geografis, termasuk cuaca. Dia meminta Pemimpin BI Makassar yang baru mengefektifkan pengendalian inflasi daerah.

“Mengoptimalkan tugas dengan pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap inflasi,”katanya. Selain itu, mengefektifkan tim pengendalian inflasi daerah (TPID), baik yang ada di KTI maupun Sulsel.“Ketahanan pangan di daerah perlu ditingkatkan,” ujarnya. Pemimpin BI Makassar yang baru, Mahmud, menjelaskan, masih harus mempelajari situasi dan kondisi Sulsel. “Saya masih harus mempelajarinya. Setelah mengetahui kondisi, saya baru bisa memberikan penjelasan,”tuturnya.

Namun secara umum, dia akan mengoptimalkan tugas BI, termasuk bekerja sama dengan pemerintah daerah.“Kami lihat nanti karena saya masih baru,”katanya, kemarin. Mantan Pemimpin BI Makassar Lambok Antonius Siahaan yang saat ini menjabat sebagai direktur pada Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan, mengatakan, sudah ada sistem yang berjalan di BI Makassar.“Siapa pun yang memimpin tinggal menjalankan saja,”ujar dia. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meminta kalangan perbankan terus bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan ekonomi Sulsel.

“Inflasi Sulsel tahun lalu sangat rendah,”kata Syahrul. Menurutnya, inflasi Sulsel hanya 2,88% atau lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 3,75%.”Tentu saja capaian ini atas kerja keras semua pihak, termasuk kalangan perbankan,” papar dia. Dia juga meminta kalangan perbankan memberikan kredit kepada petani dengan bunga murah dan akses yang mudah. “Bersama-sama membangun Sulsel karena pemerintah tidak mampu jika sendiri,” tandas dia.

Klik disini untuk melanjutkan »»

PT Industri Kapal Indonesia

.
0 komentar

Mulai-Bloging. PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Makassar akan kembali beroperasi.Pada tahap awal, dua kapal mulai dikerjakan pada April mendatang. Direktur Utama PT IKI Makassar Fajar Harry Sampurno Kuffal mengatakan, sarana perbaikan dan renovasi kapal (grafing dock) sudah selesai dikerjakan dan telah diresmikan, kemarin. Paling cepat akhir Maret ini atau awal April nanti, alat tersebut sudah bisa digunakan. Saat ini sedang tahap pengerukan, pengeringan kolam, dan pembenahan yang lain.“Paling lambat satu pekan, alat itu sudah bisa beroperasi,” katanya di Makassar, kemarin.

Dia mengatakan, panjang grafing dock yang baru dirampungkan tersebut adalah 128 meter. Alat ini memiliki lebar 28 meter dan kedalaman 8 meter.“ Kapal yang bisa masuk tergantung ukurannya,”ujarnya. Kapal dengan bobot 15.000 dead weight tonnage, hanya bisa muat satu unit. Namun, kalau panjang kapal 60 meter, bisa masuk dua unit. “Lebih kecil tentu kapal yang akan masuk bisa lebih banyak,”ujar Fajar. Saat ini sudah ada dua kapal yang siap dikerjakan, yakni KM Mina Jaya II dan kapal milik perusahaan Alfa Trans Mandiri.

“ Kalau kolam dan pengerukan sudah rampung, dua kapal ini sudah bisa dikerjakan,” paparnya. Dia menjelaskan, tahap berikutnya yang ditargetkan perseroan adalah pembangun sleep way.“Untuk tahap pertama ini dibutuhkan dana sekitar Rp60 miliar. Saat ini kami sedang menjalin kerja sama dengan beberapa BUMN,” katanya. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulsel Yaksan Hamzah berharap PT IKI membuat rencana bisnis.“Tujuannya, bisnisnya terarah dan ini sudah kami sampaikan kepada dirutnya kemarin,” tutur dia.

Nanti Pemprov Sulsel melalui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo akan mencoba menjembatani dengan kabupaten/ kota di Sulsel.“Di Sulsel ada 10 kabupaten/kota yang daerahnya berdekatan dengan laut. Jika daerah tersebut akan membuat kapal nelayan atau pariwisata,bisa langsung ke PT IKI,”ungkapnya. Dia menyebutkan, potensi tersebut sangat besar jika dimaksimalkan. Apalagi, dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). “Tentu saja ini adalah tantangan,” tandasnya.

Klik disini untuk melanjutkan »»

110 Unit Sekolah Rusak di Kota Makassar

.
0 komentar

Mulai-Bloging. Sebanyak 110 unit sekolah rusak di Kota Makassar akan direnovasi menggunakan anggaran Rp55 miliar. Saat ini, proses perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan berat ini, dalam proses tender proyek. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyidin menjelaskan, anggaran renovasi berasal dari dana alokasi khusus (DAK). Seharusnya dana tersebut dikucurkan sejak 2011 untuk perbaikan sejumlah sekolah rusak di Makassar. Pemerintah Kota (Pemkot) juga mendapat tambahan anggaran Rp9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012.

”Rencananya anggaran itu akan digunakan merehabilitasi 110 sekolah yang rusak. Saat ini sekolah rusak sudah tahap tender pengerjaan,”ungkapnya dalam ekspose kinerja di Warkop Phoenam Boulevard, kemarin. Dia merinci, dari 110 sekolah yang akan direnovasi, 50 unit di antaranya sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan 60 unit sekolah menengah pertama (SMP).Rehabilitasi sekolah ini meliputi perbaikan fisik dan peningkatan mutu pendidikan.

Kendati demikian, dia mengaku, hingga saat ini Diknas Makassar tidak memiliki data riil jumlah sekolah rusak secara keseluruhan yang akan diperbaiki. Jumlah sekolah yang masuk daftar perbaikan hanya dikalkulasi berdasarkan ketersediaan anggaran pemerintah. Namun, sekolah yang menjalani renovasi diprioritaskan pada bangunan yang mengalami kerusakan berat. Sekolah yang mengalami kerusakan parah, di antaranya SMP Negeri 21 di Kompleks BTN Minasa Upa dan SMP Negeri 26 yang terletak di Jalan Hartaco. Setiap tahun, khususnya saat musim penghujan, siswa di dua sekolah ini harus mengungsi karena ruang kelas terendam air.

“Untuk antisipasi ujian nasional, siswa SMP Negeri 21 akan menumpang ujian di salah satu SD yang ada di Kompleks Minasa Upa. Tetapi, kami akan usahakan segera memperbaikinya,” paparnya. Kepala Dinas Pendidikan Makassar Mahmud BM sebelumnya mengatakan, seharusnya perbaikan sekolah dilaksanakan pada 2011. Namun, lambatnya petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat terkait penggunaan anggaran untuk rehabilitasi sekolah tersebut mengakibatkan perbaikan tertunda. Karena itu, proyek baru bisa direalisasikan tahun ini. “Kami berharap tahun ini sekolah rusak bisa terselesaikan semua sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik,”tandasnya.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Pencalonan Sekretaris kota Makassar

.
0 komentar

Mulai-Bloging. Desakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel kepada Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera mengirimkan berkas pencalonan sekretaris kota (sekkot) Makassar, dinilai tidak tepat. Alasannya, Pemprov belum menyampaikan surat persetujuan atas tiga calon yang diajukan. Kepala Bidang Perencanaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar Basri Rahman menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 5/2005, berkas kelengkapan calon sekkot baru diserahkan setelah tiga calon resmi diterima Pemprov. “Kalau Pemprov tidak memproses calon sekkot dengan alasan tidak ada kelengkapan berkas, itu salah. Seharusnya mereka menyampaikan persetujuan dulu,” ungkapnya dalam coffee morning Pemkot Makassar di Warkop Phoenam Boulevard,kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov menyatakan tidak dapat menjadwalkan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap tiga calon sekkot yang diajukan Pemkot Makassar. Pasalnya, berkas pencalonan tidak lengkap. Tiga calon yang diajukan Pemkot, yakni Asisten I Agar Jaya, Asisten III Sittiara, dan Asisten IV Apiaty Kamaluddin. “Berkas kelengkapan calon sekkot baru diserahkan setelah ada laporan dari Pemprov bahwa ketiga calon tersebut diterima. Setelah itu masing-masing calon sekda menyiapkan kelengkapan berkasnya berupa, CV, dan visi-misi mengikuti fit and proper test,”katanya.

Basri Rahman berharap, Pemprov memaklumi keterlambatan pengajuan sekkot. Alasannya, Pemkot baru saja menggelar mutasi sehingga berkas yang diajukan tidak lengkap. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel A Murny Amien Situru yang dikonfirmasi media, mengatakan bahwa tidak perlu ada lagi surat yang dikirimkan Pemprov Sulsel terkait mekanisme penetapan ketiga calon sekkot Makassar. Menurutnya, BKD Makassar salah kaprah dan tak tercantum dalam aturan kepegawaian.

Karena itu, Pemprov tidak memiliki kewajiban menulis surat balasan untuk meminta berkas ketiga calon sekkot yang akan menjalani fit and proper test. “Tidak perlu ada surat balasan dari Pemprov. Tidak pernah ada aturan seperti itu. Alasan saja,”ungkap mantan Kepala BKPMD Sulsel ini, kemarin. Dia menambahkan, seharusnya setelah Pemkot Makassar mengusulkan tiga nama calon sekkot, juga harus menyusul berbagai berkas kelengkapan dan visi-misi setiap calon sebagai penunjang. “Harusnya mereka yang urus sendiri. Tidak perlu kami lagi yang bersurat. Sudah banyak kami seleksi dari kabupaten lain tanpa ada surat seperti yang disebutkan Pemkot,” tandasnya.

Murny Amien Situru mengaku, pihaknya belum menjadwalkan fit and proper test calon sekkot Makassar hingga saat ini. Hal tersebut disebabkan beberapa syarat belum dilengkapi ketiga calon. Beberapa syarat itu, di antaranya ijazah pendidikan terakhir setiap calon, piagam Latihan Kepemimpinan Nasional (Latpimnas), visi-misi setiap calon jika nanti ditunjuk menjadi pejabat definitif sekkot Makassar. “Bagaimana kami mau jadwalkan waktunya (uji kepatutan) kalau semua berkas yang dipersyaratkan tidak dipenuhi,” pungkasnya.

Klik disini untuk melanjutkan »»